Langsung ke konten utama

Curi uang infaq, wanita berusia 39 tahun diamankan Polsek Tanjungpinang Barat


Entah apa yang ada di pikiran DYK, wanita berusia 39 tahun ini nekad mengambil uang infaq warga yang datang melayat ke rumah duka Almarhumah Zuraidah warga Kelurahan Tanjungpinang Barat yang meninggal dunia.



Kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu 7/2/18 sekira pukul 09.30 pagi. Cara DYK mengambil uang infaq tersebut adalah dengan datang berkunjung ke rumah duka dan turut mengucapkan bela sungkawa. Kemudian berpura-pura memasukkan infaq. Namun alih-alih memberi sumbangan, uang atau amplop yang ada di tempat yang telah dipersiapkan keluarga yang berduka malah diambil wanita ini. Warga yang bertakziah merasa curiga langsung mengamankan dan menginterogasi DYK. Alhasil wanita ini mengakui perbuatannya dan ditangannya terdapat amplop dan sejumlah uang.



Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjungpinang Barat BRIGADIR RIO HARRYANTO yang pada saat itu juga datang melayat langsung mengamankan DYK ke Polsek Tanjungpinang Barat yang terlebih dahulu tertangkap tangan dan diamankan warga. Setiba di Polsek Tanjungpinang Barat, DYK diinterogasi dan diambil identitas serta rekam jejaknya. Namun atas permintaan keluarga Korban yang sedang berduka untuk tidak melanjutkan Perkara ini ke Proses Hukum, DYK membuat pernyataan tertulis sambil meminta maaf dan tidak akan melakukan perbuatan seperti itu lagi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MKN, Pelaku Hate Speech Di Tangkap Sat Reskrim Polres Tanjungpinang

Tribratanews.kepri.polri.go.id-Tanjungpinang-Pelaku Hate Speech (Ujaran kebencian) MKN (54) ditangkap Unit Tipiter Sat Reskrim Polres Tanjungpinang, kamis (22/02) sore. “MKN yang ditangkap saat berada dirumah kosan yang dia sewa di Jalan Korindo Sei Lekop kijang Kabupaten Bintan Kepulauan Riau karena memposting konten ujaran kebencian yang bersifat SARA di Google+ ( google plus ). Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro S.H., S.IK., M.H didampingi Kasat Reskrim AKP Dwihatmoko Wiroseno S.H membenarkan bahwa MKN ditangkap karena memposting Hate Speech yang bersifat SARA dengan menyebut etnis tertentu dan kepala daerah, keterangan ini Ardiyanto sampaikan saat konferensi pers yang dilakukan di lobi Polres Tanjungpinang, jum’at (23/02) pagi. MKN dilaporkan berdasarkan LP – B /144/VIII/2017/KEPRI/SPK-RES TPI tanggal 24 Agustus 2017 An. Pelapor Suaeb dan LP-B/18/II/2017/KEPRI/SPK-RES TPI tanggal 21 Februari 2018 an. Billy Apriansyah Saputra. Barang bukt...

Ditbinmas Polda Kepri Adakan Trauma Healing Bagi Korban Angin Puting Beliung

BATAM (Batamraya.com) – Bencana Angin puting beliung yang meluluh lantakan 6 rumah pada hari Senin (4/12/2017) lalu di kelurahan Sei Lekop Kecamatan Sagulung tentunya menimbulkan trauma yang mendalam bagi para korban. Kondisi rumah para korban rusak parah dan atap rumah habis  di terbangkan oleh angin puting beliung tersebut. Polda Kepulauan Riau mengerahkan tim psikologi untuk membantu memulihkan trauma dari para korban dan keluarga korban Angin puting beliung di kelurahan Sei Lekop Kec Sagulung di bantu dengan kehadiran Binmas Polda Kepri. Tim tersebut dipimpin langsung  oleh Dirbinmas Polda Kepri Kombes Pol. Drs. Sunarwan Sumirat. Sebanyak 50 orang terdiri dari bapak dan ibu serta anak-anak turut mengikuti Trauma Healing di Masjid Aminah Kapling Sei Lekop Sagulung. “Trauma Healing ini merupakan respon dan tindakan cepat yang dilakukan Polda Kepri sebagai bentuk kepedulian dan membentuk mental para korban kembali untuk tetap semangat menjalani kehidupan...

KAPOLSEK KKP BERI HIMBAUAN TERKAIT CUACA BURUK

TANJUNGPINANG -Kapolsek KKP Pelabuhan Tanjungpinang ,Kompol Darmawan  SH  mengatakan, kepada nelayan agar tidak melaut jika cuaca buruk dikarenakan hujan yang disertai angin kencang atau cuaca yang kurang bersahabat. Kepada sesama nelayan  juga saling mengingatkan demi keselamatan bersama jika cuaca buruk  yang terus menerus, angin kencang  “ harap Kompol Darmawan . “Jika cuaca sudah memungkinkan untuk melaut agar tetap  berhati-hati dan jaga keselamatan saat melaut, karena cuaca sewaktu-waktu dapat berubah dan memakai life jacket untuk keamanan melaut. “Untuk para nelayan dan penambang  yang berada di Kampung Bugis,Senggarang dan Pulau Penyengat agar selalu memakai life jacket . Jangan sampai kejadian tahun lalu,yang memakan korban  rute Tanjungpinang – Penyengat ,”tutup Kompol Darmawan kepada media ini,di ruang dinas nya ,Selasa (19/12/2017).