Langsung ke konten utama

Terciduk berjudi ke Singapura, Eks Anggota OPM Laporkan Gubernur Papua ke Mendagri

Jakarta, Tengokberita.com – Gubernur Papua Lukas Enembe dan Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom diadukan ke Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo oleh Nius Kogoya, anggota DPRD Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua. Aduan itu dibuat lantaran kedua kepala daerah di Papua tersebut diduga kuat sering bepergian ke luar negeri tidak dalam rangka tugas dan tanpa seizin Menteri Dalam Negeri sebagai atasan.
Dalam aduannya, Nius menyertakan data Imigrasi sebagai bukti bahwa kedua kepala daerah di Papua itu sering bepergian ke luar negeri. Untuk Gubernur Papua Lukas Enembe, selama periode April 2010 hingga Juli 2016, data imigrasi menyebutkan bahwa Lukas telah 52 kali melakukan penerbangan internasional dengan negara tujuan Singapura.
Sementara Bupati Lanny Jaya Befa Yigifalom, data Imigrasi menyebutkan bahwa selama periode April 2012 hingga Juli 2016, Befa telah melakukan 40 penerbangan internasional ke Singapura.
Menurut Nius, patut diduga bahwa kedua kepala daerah di Papua itu sering melakukan penerbangan internasional bukan dalam rangka tugas negara dan tanpa seizin Menteri Dalam Negeri sebagai atasan keduanya.
Dalam surat aduannya ke Mendagi Tjahjo Kumulo tertanggal 6 Desember 2017, Nius menyebut bahwa Gubernur Papua Lukas Enembe dan Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom berpotensi kuat melanggar TAP MPR No VI/MPR/2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa dan UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.
Seringnya kedua kepala daerah di Papua itu bepergian ke luar negeri dengan satu negara tujuan yaitu Singapura, membuat tanda tanya besar bagi Nius. Apalagi dirinya mendapat banyak bukti visual tentang ulah yang dilakukan Gubernur Papua Lukas Enembe dan Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom selama berada di Singapura. Yaitu bermain judi. Mantan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang telah insaf ini juga menegaskan, motivasi pelaporan ini didasarkan pada persoalan perlunya etik dan moralitas yang bagi pejabat dalam mengemban amanahnya. “Kami ingin pejabat yang memimpin tanah air yang kami cintai ini memiliki moral yang baik,” kata Nius kepada tengokberita.com.
Redaksi Tengokberita.com pun menerima kiriman data visual berupa foto dan video berdurasi 00.59” detik atau satu menit kurang satu detik yang menggambarkan tentang seseorang yang mirip dengan Gubernur Papua Lukas Enembe tengah bermain judi.
Foto dan video itu menggambarkan seseorang dengan perawakan gemuk, mengenakan mantel warna gelap, berkacamata, kepala agak plontos, dan berkulit gelap, tengah duduk di salah satu meja judi yang diduga jenis permainan kartu Black Jack.
Pria itu tampak santai, duduk di Player 3 berhadapan dengan bandar. Di hadapannya ada empat atau lima koin warna biru kuning sebagai taruhan. Di salah satu foto terlihat, meja judi berkapasitas 8 pemain itu hanya diisi oleh dua pemain. Yaitu pria yang mirip Gubernur Papua Lukas Enembe dan seorang pemain lainnya yang juga berkacamata dan mengenakan kemeja warna putih.
Di sampingnya ada segelas minuman (mungkin jus buah) yang isinya tinggal seperempat gelas. Pria yang diduga Gubernur Papua Lukas Enembe tersebut sedang mengintip dua kartu yang berada di tangannya. Bersambung (has)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MKN, Pelaku Hate Speech Di Tangkap Sat Reskrim Polres Tanjungpinang

Tribratanews.kepri.polri.go.id-Tanjungpinang-Pelaku Hate Speech (Ujaran kebencian) MKN (54) ditangkap Unit Tipiter Sat Reskrim Polres Tanjungpinang, kamis (22/02) sore. “MKN yang ditangkap saat berada dirumah kosan yang dia sewa di Jalan Korindo Sei Lekop kijang Kabupaten Bintan Kepulauan Riau karena memposting konten ujaran kebencian yang bersifat SARA di Google+ ( google plus ). Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro S.H., S.IK., M.H didampingi Kasat Reskrim AKP Dwihatmoko Wiroseno S.H membenarkan bahwa MKN ditangkap karena memposting Hate Speech yang bersifat SARA dengan menyebut etnis tertentu dan kepala daerah, keterangan ini Ardiyanto sampaikan saat konferensi pers yang dilakukan di lobi Polres Tanjungpinang, jum’at (23/02) pagi. MKN dilaporkan berdasarkan LP – B /144/VIII/2017/KEPRI/SPK-RES TPI tanggal 24 Agustus 2017 An. Pelapor Suaeb dan LP-B/18/II/2017/KEPRI/SPK-RES TPI tanggal 21 Februari 2018 an. Billy Apriansyah Saputra. Barang bukt...

Ditbinmas Polda Kepri Adakan Trauma Healing Bagi Korban Angin Puting Beliung

BATAM (Batamraya.com) – Bencana Angin puting beliung yang meluluh lantakan 6 rumah pada hari Senin (4/12/2017) lalu di kelurahan Sei Lekop Kecamatan Sagulung tentunya menimbulkan trauma yang mendalam bagi para korban. Kondisi rumah para korban rusak parah dan atap rumah habis  di terbangkan oleh angin puting beliung tersebut. Polda Kepulauan Riau mengerahkan tim psikologi untuk membantu memulihkan trauma dari para korban dan keluarga korban Angin puting beliung di kelurahan Sei Lekop Kec Sagulung di bantu dengan kehadiran Binmas Polda Kepri. Tim tersebut dipimpin langsung  oleh Dirbinmas Polda Kepri Kombes Pol. Drs. Sunarwan Sumirat. Sebanyak 50 orang terdiri dari bapak dan ibu serta anak-anak turut mengikuti Trauma Healing di Masjid Aminah Kapling Sei Lekop Sagulung. “Trauma Healing ini merupakan respon dan tindakan cepat yang dilakukan Polda Kepri sebagai bentuk kepedulian dan membentuk mental para korban kembali untuk tetap semangat menjalani kehidupan...

KAPOLSEK KKP BERI HIMBAUAN TERKAIT CUACA BURUK

TANJUNGPINANG -Kapolsek KKP Pelabuhan Tanjungpinang ,Kompol Darmawan  SH  mengatakan, kepada nelayan agar tidak melaut jika cuaca buruk dikarenakan hujan yang disertai angin kencang atau cuaca yang kurang bersahabat. Kepada sesama nelayan  juga saling mengingatkan demi keselamatan bersama jika cuaca buruk  yang terus menerus, angin kencang  “ harap Kompol Darmawan . “Jika cuaca sudah memungkinkan untuk melaut agar tetap  berhati-hati dan jaga keselamatan saat melaut, karena cuaca sewaktu-waktu dapat berubah dan memakai life jacket untuk keamanan melaut. “Untuk para nelayan dan penambang  yang berada di Kampung Bugis,Senggarang dan Pulau Penyengat agar selalu memakai life jacket . Jangan sampai kejadian tahun lalu,yang memakan korban  rute Tanjungpinang – Penyengat ,”tutup Kompol Darmawan kepada media ini,di ruang dinas nya ,Selasa (19/12/2017).